|
Para Ahli Kesehatan Thailand Meminta Peninjuan Ulang Program PMTCT |
|
|
|
|
Tuesday, 07 October 2008 |
|
Para ahli meminta peninjauan ulang program nasional PMTCT yang saat ini mengikuti pedoman WHO. Menurut Manoon Leechanwengwong, Presiden Thai AIDS Society, strategi program ini dapat mengakibatkan peningkatan resistensi obat pada perempuan dengan HIV positif. Menurut pedoman WHO yang termasuk di dalamnya tentang pemberian Zidovudin yang dimulai pada minggu ke 34 kehamilan yang dilanjutkan dengan pemberian Nevirapin selama proses persalinan, rejimen ini dapat menurunkan resiko penularan HIV dari ibu ke anak sampai dengan 4%. Namun pada perempuan HIV positif dengan CD4 antara di atas 500 dapat meningkatkan kejadian resistensi terhadap Nevirapin.
NIH (National Institute of Health) Thailand merekomendasikan penggunaan kombinasi ARV (Zidovudin-Lamivudin) pada minggu ke-14 kehamilan sampai dengan minggu ke-34. NIH juga merekomendasikan penggunaan kombinasi Zidovusin dan Lamivudin tiga sampai tujuh hari setelah persalinan untuk mengurangi resistensi terhadap Nevirapin. Menurut Manoon, kajianyang dilakukan oleh NIH telah terbukti mampu menurunkan resiko penularan infeksi dari Ibu ke Bayi sampai dengan 1%. Manoon meminta pemerintah Thailand untuk merevisi dan memperbaiki rekomendasi program PMTCT saat ini dengan mengikuti rekomendasi NIH tersebut. Bagaimana situasi pengobatan dan rekomendasi di Indonesia? Kunjungi Forum PMTCT untuk berdiskusi lebih lanjut |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 07 October 2008 )
|