Home arrow PMTCT
Donasi Anda untuk Program PMTCT

Enter Amount:

Kumpulan Tulisan
PMTCT
Essay
Database
Referensi
Tentang Taskforce
PMTCT Taskforce
Database PMTCT
Situasi Program
Masukan Taskforce
Agenda
The Voices
Pendukung
FORUM
Gallery
Download
Lowongan/Beasiswa
Milis
e-Learning
Modul 1
Agenda Terbaru
Sorry, no events to display
Forum Teraktif
  1. Apa saja yg sebenarnya diperlukan dlm perencanaan (2801 views)
  2. IMS dan PMTCT (2344 views)
  3. Overlapping Area ? (1765 views)
  4. AZT berbahaya bagi janin dan bayi ? (1610 views)
  5. Laporannya kemana > (1557 views)
Statistik Pengunjung Sejak 08-08-2008
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini97
mod_vvisit_counterKemarin86
mod_vvisit_counterMinggu Lalu183
mod_vvisit_counterBulan Lalu661
mod_vvisit_counterSemuanya72608
Aids INA
Spiritia
MDG
UNGASS
World AIDS
ODHA Indonesia
YPI
Methadone Id
PMTCT
Selamat Datang PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
Ditulis Oleh Bagus   
Tuesday, 26 August 2008

 Selamat datang di www.PMTCT.net.

Situs ini merupakan sebuah situs komunitas. Situs ini merupakan sarana untuk memudahkan komunikasi diantara para penggiat HIV/AIDS di Indonesia dalam mengembangkan program PMTCT.

 

Indonesia merupakan salah satu negara di Asia dengan pertumbuhan kasus HIV yang paling cepat. Sebagian besar kasus HIV yang timbul disebabkan dari penggunaan jarum suntik yang tidak steril dalam pemakaian narkoba dan melalui seks komersial yang tidak aman. Sekitar 40% pengguna narkoba suntik di Jakarta adalah HIV positif. Sementara di Jawa Barat sekitar 13 % nya yang HIV positif. Di Propinsi Papua, epidemi lebih banyak muncul dari jalur seks yang tidak aman. Pada tahun 2006, diperkirakan ada sekitar 2,4 % dewasa berusia 15-24 tahun yang HIV positif. Data yang diperoleh dari jalur transmisi vertikal dari ibu ke bayi masih sangat sedikit. Pada tahun 2006 diperkirakan terdapat sekitar 4360 bayi yang HIV positif, sedangkan angka kumulaif pada tahun 2015 diperkirakan sekitar 38.500 kasus.

Departemen Kesehatan telah memulai pelaksanaan program pencegahan penularan HIV dari ibu ke bayi melalui kolaborasi antara rumah sakit rujukan ARV dan pusat layanan kesehatan yang berbasiskan masyarakat. Kemudian dibentuklah PMTCT Taskforce pada tingkat nasional dan propinsi. Fungsi utama dari Taskforce PMTCT adalah sebagai  forum yang dinamis bagi para ahli untuk berbagi dan mendiskusikan tentang pelaksanaan PMTCT. Saat ini telah ada sekitar 15 rumah sakit rujukan ARV yang menyediakan layanan PMTCT. Karena terbatasnya layanan PMTCT maka akan menyebabkan terbatas juga dalam hal jumlah temuan kasus PMTCT. Topik tentang profilaksis ARV pada kasus HIV dan juga pilihan pemberian makanan pada bayi perlu mendapat perhatian mengingat perkembangannya yang pesat.

Click to join id-PMTCT-Taskforce

Click to join id-PMTCT-Taskforce

Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 22 September 2008 )
 
Skenario Pemberian ARV PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 2
Wednesday, 06 August 2008
DI bawah ini adalah skenario pemberian ARV yang diberikan untuk mengurangi kemungkingknan penularan HIV dari ibu ke bayi. Skenario ini di adaptasi dari WHO. Selanutnya skenario ini akan terus menerus mengalami perubahan seiring dengan perkembangan riset yang ada.
Selengkapnya...
 
Pasien yang Baru Terdeteksi HIV PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
Wednesday, 06 August 2008
Seperti pada kasus lainnya, setiap pasien yang baru ditemukan akan dilakukan anamnesa secara berurutan. Proses ini bisa berlangsung dalam beberapa pertemuan dokter dan pasien.
Selengkapnya...
 
Profil Obat ART PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 1
Wednesday, 06 August 2008

Di indonesia biasa menggunakan kombinasi lini pertama obat-obatan ART (anti retroviral therapy) yang terdiri dari 5 obat. Terdiri dari 3 obat golongan NRTI dan 2 obat golongan NNRTI. Rejimen yang sering dipakai adalah memakai 2 NRTI dan 1 NNRTI. Kelima obat ART itu adalah :

  • Zidovudin (AZT) à NRTI
  • Lamivudin (3TC) à NRTI
  • Stafudin (D4T) à NRTI
  • Nevirapin (NVP) à NNRTI
  • Efavirens (EFV) à NNRTI
Selengkapnya...
 
ARTI PENTING KONSELING PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 4
Tuesday, 05 August 2008

Konseling merupakan aspek yang penting dalam implementasi program pencegahan penularan HIV dari ibu ke bayi. Konselor akan membantu perempuan, ibu hamil, dan pasangannya untuk memperoleh pengertian yang benar tentang HIV/AIDS, bagaimana mencegah penularan, penanganan dan memberikan dukungan moril bagi Odha dan lingkungannya. Seorang konselor berupaya melakukan komunikasi yang baik untuk menanggulangi masalah yang dihadapi perempuan, ibu hamil, dan pasangannya. Melalui konseling, klien akan dibimbing untuk membuat keputusan sendiri untuk mengubah perilaku yang baru dan mempertahankannya.

Selengkapnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 9 dari 21
Gabung milis
Hubungi Dr Lukman

Hubungi Dr Ilhamy

Hubungi Dr Bagus

Hubungi Dr. Rudi

Didukung Oleh :
UNICEF
UNICEF
Depkes
Depkes RI
WHO
WHO
KPAN
KPA Nasional

© 2010 :: PMTCT.net :: Jaringan Pencegahan HIV dari Ibu ke Anak
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.